Ketika Api dan Jeritan Bersatu

Ketika api kemarahan dan jeritan agama bersatu
Menggoda untuk meminum racun dosa


Kemudian menyerah bersujud dan merasakan bagaimana indahnya
Berdesis, kemudian berbisik, lalu menyerahkan segalanya kepada kehendak Nya

Abunya menjadi hijau seperti yang  terdengar , terbaca dan terlihat oleh kita
Dalam pujian dan nyanyian rohani dari kedalaman jiwa


Seperti sungai-sungai susu dipenuhi dengan bunga yang indah.

Kebun hujan limpahkan minuman dari langit
Teduh dan subur, luas dan tinggi.
Lewatlah sudah pelit amukan dari "saya".
Jawaban dari Nya memadamkan kegelisahan semula

Menyerah nafs untuk sepenuhnya berpasrah kehadirat Nya
Dengan kesenangan memaknai dan menikmati pesan - pesan ilahi.
Aku tak sendiri ..........

No comments:

Post a Comment