Untuk Kita Renungkan Kembali

Dunia terus berputar dan terus berjalan, Sejarah pun akan terukir dalam setiap detik yang sangat berarti dan menentukan dalam kehidupan dunia maupun akherat.

Mari kita renungkan bersama Tuhan pasti telah memperhitungkan, amal dan dosa yang kita perbuat, hanya kepada-Nya kita kembali, kemanakah lagi kita kan sembunyi dari kematian......? jika kakek , nenek atau ayah dan ibu kita meninggal mungkinkah kita hidup selamanya...?


Disaat kita masih mempunyai kesempatan , disaat kita masih mempunyai kesehatan , dan disaat kita masih mempunyai rahmat dan hidayah , mari kita renungkan kembali perintah Allah Subhanahu Wata'ala bersama-sama, Islam sebagai rahmat semesta alam hanya bisa terwujud jika bersatu , menyatukan hati tanpa ada iri , hasud dan dengki.

Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih Suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara Singkirkan debu yang masih melekat

Anugerah dan bencana adalah kehendakNya Kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar Adalah Dia di atas segalanya

Anak menjerit-jerit, asap panas membakar Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman, hanya satu isyarat Bahwa kita mesti banyak berbenah

Memang, bila kita kaji lebih jauh Dalam kekalutan, masih banyak tangan
Yang tega berbuat nista.Tuhan pasti telah memperhitungkan
Amal dan dosa yang telah kita perbuat

Kemanakah lagi kita kan sembunyi Hanya kepadaNya kita kembali
Tak ada yang bakal bisa menjawab Mari, hanya runduk sujud padaNya

Kita mesti berjuang memerangi diri Bercermin dan banyaklah bercermin
Tuhan ada di sini di dalam jiwa ini Berusahalah agar Dia tersenyum
Berubahlah agar Dia tersenyum

Lyric Ebiet G.Ade - Untuk Kita Renungkan ?



Mari kita renungkan kembali,Mari kita renungkan kembali

No comments:

Post a Comment